Translate

Selasa, 12 Juli 2016

X11

PROPOSAL

PENGAJUAN DANA

BAB I

PENDAHULUAN

I. LATAR BELAKANG

I.a. PERFILMAN
Dunia perfilman saat ini sangat berkembang pesat, dalam beberapa tahun ke depan jogja akan menjadi kiblat perfilman indonesia meninggalkan jakarta dan bandung yang saat ini menjadi tujuan utama perfilman.

Jogja akan menjadi kiblat film beberapa tahun ke depan jika melihat

#Sumber daya manusia di jogja yang luar biasa,
Seniman dan filmeker di jogja sangat melimpah dengan kualitas terbaik, cuma masalah jam terbang, kesempatan dan kepercayaan yang jarang dapatkan untuk berada di garis depan perfilman.

#Sumber daya Alam, Jika di bandingkan dengan jakarta atau bandung, jogja jauh lebih baik, Jogja memiliki lokasi kota metropolitan/ modern, klasik/budaya/kuno, danau, gunung, laut, hutan, gurun pasir bagaikan di timur tengah, semua ada di jogja, Melihat hal itu jakarta, bandung, bali, akan tertinggal karna kembali lagi produksi film memerlukan budget extra jika lokasi dalam satu film berada di kota atau daerah yang akses kesana cukup jauh.
Tapi jogja menawarkan lokasi di dalam kota dan tempat / lokasi yang sempurna akan memangkas budget yang signifikan,  (Kualitas manusia dan lokasi yang terbaik dengan harga cukup murah di banding jakarta)


Saya Mahasvin di suport seniman dan filmaker di jogja jawatengah dan jawatimur, berusaha mendobrak hegemoni pekerja film yang mementingkan hasil(uang) bukan kualitas / pesan di setiap film. Saat ini perfilman di kuasai oleh pekerja film, dan pekerja seni semakin tersingkir.

Berawal dari depan layar saya Mahasvin mencoba meraba ke balik layar,
Saya mengawali karir di balik layar dengan membuat management artis, (mencetak dan mensuplay talent/artis ke film, iklan, dll) sudah banyak iklan dan film yang menggunakan talent dari management kami, film Garuda u-19 hingga yang terakhir AADC2. Dan masih banyak lagi film film layar lebar yang akan syuting di jogja dan surabaya yang sudah menghubungi kami untuk menggunakan beberapa talent kami.
kemudian saya mencoba menjadi casting director.
Lalu saya mulai  menulis script / scriptwriter, kemudian ke penyutradaraan  di percaya menjadi astrada di beberapa film layar lebar.
Dan menyutradarai film film pendek dan film festival. Dll.

kini saya merambah ke produksi film sendiri dengan mengangkat nuansa sosial budaya dan edukasi dengan kemasan yang modern yang bisa merangkul penikmat film dan membuat orang yang tak menyukai film pun akan penasaran dan melirik film film kami, dengan dasar filosofi para wali9 yang menyebarkan islam dengan masuk melalui apa yang masyarakat sukai di masa nya (wayang dll). Ya cara yang sama akan saya terapkan untuk menyampaikan pesan di film film yang akan kami garap.

Saat ini industri film lebih mementingkan uang uang dan uang tanpa memperdulikan baik atau buruk tontonan itu untuk moral anak anak. Dan saya ingin mendobrak pemikiran yang baik tidak selalu membosankan dan bisa menghasilkan uang uang dan uang seperti target industri.

Banyak film film garapan kami memiliki nilai jual yang baik dan saat kami mengajukan ke sutradara dan produser  film kebanyakan dari mereka mau membeli dari pada membiayai. Karna jika membeli mereka akan mendapat keuntungan bersih tanpa harus melihat ke belakang lagi siapa yang memiliki atau menciptakan karya itu, dan juga dengan membeli putus demikian mereka memiliki hak penuh untuk mengakui dan mengangat nama mereka di perfilman.

Oleh karna itu kami saat ini terfokus mencari investor dll untuk menyandang dana dalam rangka pembuatan Rumah produksi sendiri (Productions House /P.H)
Dengan memiliki Ph sendiri kami bisa memproduksi film profesional sendiri yang bisa di jual (iklan,sinetron,ftv, layarlebar dll) dan di tanyakan di stasiun tv lokal n nasional.      

I.b. CAFE ZOO
Tidak ada kaitan nya dengan perfilman tapi saya akan mengkaitkan, di saat Ph sudah mulai berjalan dan memproduksi film, ada kalanya biaya terus terkuras, untuk mengatasi itu saya akan menggunakan lahan kantor PH untuk membuat cafe bernuansa zoo yang di sana akan saya isi dengan hewan dan ayam hias,

Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang semakin bersinar. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah karena semakin bertembahnya penduduk dari tahun ke tahun. Selain hal tersebut diatas, penyebab lainnya adalah bahwa Indonesia sendiri sedang mengalami kemajuan - kemajuan yang merambah diberbagai bidang seperti kemajuan teknologi informasi yang secara langsung menjadikan promosi bisnis rumahan saja dapat menyebar ke seluruh Indonesia bahkan ke dunia. Ada banyak jenis makanan yang kemudian dipasarkan lewat internet melalui website atau jejaring sosial.

Tak hanya itu, kemajuan dibidang pembangunan fisik juga menjadikan banyaknya tempat keramaian baru yang secara tidak langsung menjadikan banyaknya ide usaha baru yang dapat dijalankan ditempat tersebut. Dilain pihak, kebutuhan makan merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus dipenuhi sehingga peluang usaha kuliner tidak akan pernah mati. Terutama di jogja karna jogja kota wisata, kota pelajar dimana hiruk piruk manusia yang berwisata dan yang masa sekolah terus update tiap hari tiap tahun.
Melihat kondisi demikian, maka akan sangat baik sekali jika menjalankan bisnis kuliner yang membidik pasar kalangan bawah. Dan menengah khusus nya dan kalangan atas pun masih dalam radar target.  Hal ini tentu berkaitan dengan kondisi masyarakat yang masih banyak yang berada di garis bawah.. Seperti yang kita tahu bersama bahwa masyarakat Indonesia hampir 60 % merupakan penduduk kelas menengah ke bawah.. Untuk itulah harga yang murah miring dapat dijangkau oleh kalangan bawah yang dalam hal ini jenis  menu di cafe zoo akan lebih kuat dengan khas ANGKRINGAN jogja dan menu menu lain yang meliha tpermintaan pasar. dan menu menu yang spesial tidak di temukan di banyak cafe pada umum nya dan satu stand akan saya khususkan untuk menyajikan macam macam kopi terbaik yang ada di indonesia, dari Robusta, arabika,torabika, kopi luwak, kopi toraja dll. Itu akan sangat menarik untuk penikmat kopi yang menurut survei 60-70% masyarakat menyukai kopi khususnya anak muda yang suka nongkrong. Jadi saat saya membawa teman teman film dari jakarta ke cafe zoo, mereka akan menemukan nuansa dan makanan yang hanya ada di jogja khususnya cafe zoo.

Saya sudah mensurvei masyarakat, dan crew film acara kuliner di stasiun tv nasional tentang tanggapan mereka jika ada cafe tempat nongkrong asik tapi di sana kita bisa berinteraksi dengan merak, dan hewan hewan yang keren lain nya,. Dan menawarkan bisa selfie bareng dengan hewan hewan itu, tanggapan mereka 90% positif dan menntikan hal itu,  10% sisah nya mengatakan mustahil, ada juga yang tidak suka karna nongkrong kok sama hewan dan jijik. Tapi dari 10% inilah saya semakin termitivasi dari keluhan dan ketidak percayaan merekan saya akan menguras ide ide bagaimana cara nya  90% menjadi 99% bahkan 100%.saya bisa mengakatakan mungkin itu akan menjadi cafe satu satu nya di indonesia yang menawarkan konsep demikian,. Dan itu poin plus dan magnet untuk menarik customer.
Dimana lagi ngopi bareng burung unta??




Kemudian saya akan memanfaatkan posisi saya sebagai orang film yang cukup berpengaruh dan cukup memiliki banyak kenalan orang  yang memiliki peran penting di industri film indonesia khusus nya jogja saya akan memanfaatkan kantor sekaligus cafe untuk, tempat open casting, tempat audisi, tempat screening film untuk komunitas dan mahasiswa, yang tentunya mereka makan / minum di cafe, dan juga akan memanfaatkan link saya untuk mempromosikan cafe lewat acara tv di transtv, mnc, nett dll seperti acara tv kuliner, jalan2, edukasi seperti unyil, dunia binatang dll.

Saya juga akan membuat satu tempat semacam (studio foto) di cafe mini zoo ini tapi lebih ke outdoor dan nuansa alam unk di khususkan foto modeling n preweding bersama merak dll,.

Melalui cafe ini juga akan saya gunakan untuk edukasi anak anak sekolah untuk belajar dan rekreasi tentang menyayangi hewan dan tumbuhan. Yang tentunya kembali akan berefek ke pemasukan cafe zoo.
Dan masih banyak inovasi dan ide ide lain untuk mempromosikan dan meraup ke untungan dari konsep cafe zoo dan hutan ini.
#Tarif bawah

I.c. HEWAN / AYAM HIAS
Selain kantor ph, dan cafe, saya akan menggunakan tempat atau lokasi ini sebagai kandang utama bisnis ayam hias saya yang Alhamdulillah cukup sukses dan memiliki nama besar di perAyaman Nasional. Tapi keterbatasan modal dan lahan. membuat langkah saya tidak terlalu kencang, saat ini saya lebih banyak berbelanja untuk memenuhi permintaan pasar. Tapi dengan memanfaatkan poin poin di atas InsyaAlloh kendala kendala yang belum terpecahkan di bisnis ayam hias akan terselesaikan yaitu berternak sendiri.





II. MAKSUD, TUJUAN, DAN TARGET

II.a. MAKSUD
Maksud dari penjabaran di atas Antara Ph, cafe, dan ayam hias adalah untuk pengajuan dana agar kami mampu memberi perubahan mulai dini sebelum jogja benar benar menjadi kiblat perfilman kami harus sudah siap dan menjadi sesuatu di jogja. Cafe dan ayam hias menjadi bisnis yang bisa di kaitkan untuk menopang ke stabilan ke uangan Ph.

II.b.TUJUAN

1. Memberikan perubahan di perfilman, dari tontonan dan kesejahteraan dan kesempatan untuk kualitas kualitas terbaik yang tak kunjung mendapat kesempatan.

2. Membuka peran aktif masyarakat khususnya para seniman dan filmaker melalui semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan dalam pembangunan, dan mewujudkan visi misi yang mengharapkan perbaikan di wajah perfilman tanah air yang semakin hari semakin memprihatinkan (merusak moral).

3. Menjalin kemitraan antara masyarakat khusus nya pekerja seni yang idealis dan pekerja film yang mementingkan industri dalam pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil-hasil karya. Dan membuktikan film yang mendidik dan memiliki pesan moral pun bisa mendobrak industri perfilman.

4. Membuka Peluang kerja.
Dengan lahir nya Ph, cafe, sekaligus ternak hewan/ayam hias di satu titik, akan menciptakan lapangan kerja yang cukup merata, dari yang tua-muda pintar dan kurang pintar bisa kami rangkul atas dasar keahlian.
4.a Di sektor Ph kami membutuhkan orang orang terbaik (sarjana, dan seniman kelas atas yang ahli dalam bidang nya)
4.b. Di sektor cafe kami bisa lebih memberdayakan sarjana-sma-smp dan ahli di bidang nya.
4.c. Di sektor Hewan/ayam hias kami bisa lebih memberdayakan buruh/ pekerja kasar yang notabe nya sangat banyak dan terpinggirkan oleh pekerja yang lebih muda dan lebih berpendidikan.
4.d. Dengan terciptanya ph dan cafe ini kami akan memberdayakan seniman ter khusus seniman tua yang tersingkir dari peta persaingan, memberi tempat mereka untuk menjual atau memamerkan hasil karya mereka (batik, lukisan, patung, musik, ketoprak,theater, ludruk, reog ponrogo dll) khusus untuk musik tradisional dan pertunjukan insyaAlloh kami akan memberi dana agar setiap mereka tampil mendapat honor/ upah layak.  Bisa jadi kami yang akan membayar mereka dari hasil penjualan tiket, donatur, sponsor dll.
Damar kurung, lampion unik penuh dengan filosofi dan pesan moral warisan leluhur kita asli dari Gresik.


II.c. TARGET
Sasaran / Target utama dan pasar adalah:
Target kami agar masyarakat khususnya seniman dan filmaker mulai sadar dan melek untuk sebuah persaingan nyata di masa depan saat jogja menjadi kiblat film nasional menggantikan jakarta sumber daya manusia di jogja atau Tuan Rumah sudah siap atau mampu bersaing dengan pendatang yang dari berbagai kalangan dari kelas atas dan kelas bawah semua mampu bersaing dengan pesaing lokal maupun asing.
Pasar global / pasar bebas mengancam mereka yang tidak siap. Sudah terasa ketika produk dan buruh cina di import secara masal tahun ini.

1.a. Target pasar dari  film yang kami buat adalah semua kalangan masyarakat indonesia dan luar negeri khusnya eropa.

1.b. Target pasar kami di cafe zoo adalah para muda mudi yang kuliah dan tinggal di jogja dan sekitarnya. Para komunitas dan filmaker di jogja sekitar dan di pulau jawa, para wisatawan yang berlibur di jogja, modeling dan preweding.

1.c. Target pasar hewan/ayam hias seluruh masyarakat di indonesia dan luar negeri tak terkecuali.


BAB II

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

I. BUDGET
Anggaran yang akan kami ajukan adalah Satu Milyard Rupiah (Rp.1.000.000.000)
 dari anggaran tersebut kami akan berusaha perinci tapi poin poin utama saja.

I.a. bendera/status hukum cv untuk produksi sekala kecil, dan  wajib berbentuk PT untuk Ph yang memproduksi film layar lebar dan go internasional. (5-10jt)

I.b. Lahan / Tanah
1,5-3jt / meter harga tanah di jogja kota dan sekitar nya. Kami akan mencari tanah yang murah namun strategis. budget terbesar adalah pos ini. ( 300-500jt)

I.c. pembangunan -+200
Pembangunan kantor ph yang unik asik tapi formal, cafe yang menarik dan kandang hewan yang aman dan baik. Konsep akan lebih kami fokuskan menggunakan benda benda yang tak berharga bahkan yang tebuang.










Dan kami akan menggunakan sekat sekat untuk membuat stan stan yang bisa di sewakan kepada pebisnis kuliner, untuk bisa berjualan di dalam area cafe zoo, cukup 2x2 / 3x3 seminimalis mungkin tergantung situasi.

I.d. PERALATAN

I.d.1. PERALATAN PH -+100jt
Peralatan untuk Ph kami tidak akan membeli peralatan highclas karna itu adalah strategi yang salah di perfilman. Mengingat perawatan peralatan itu sangat mahal. Kebanyak ph besar di jakarta memilih sewa peralatan jika ada project layar lebar karna hanya layar lebar yang wajib menggunakan peralatan perfect higclass dengan standart yang di minta XXI dan 21. Di liuar layar lebar cukup peralatan yang standart saja dengan perawatan yang cukup murah dan mudah, dan sistem sewa pun lebih baik ketika kita syuting di luar kota, kita sewa peralatan di kota tujuan atau sekitar kota tersebut. Lebih mengurangi pengeluaran dan resiko di perjalanan.
Peralatan yang minimal wajib di miliki antara lain
a. Camera 5D \7D


b. Lighting

c. Bomer



d. Laptop editing

e. Clip on
f. Drone

g. DJ Osmo / Kamera genggam



I.d.2. PERALATAN CAFE ZOO  -+100jt
konsep zoo dan hutan yang asri dan hutan yang terancam,. Kami akan banyak menggunakan bahan bahan dari kayu, ranting, batang pohon, batu dll yang murah dan mudah di dapat akan kami kemas sekeren mungkin dengan bantuan crew film (tim art)

a. Meja kursi (kayu bekas, ranting, batang pohon)







b. Peralatan dapur (batok kelapa)




c. Proyektor (untuk screening dan nonton bareng)


d. Dll

(Untuk peralatan cafe kami akan menggunakan yang bisa di manfaatkan dari alam, semisal kayu, rantung, batok kelapa dll memaksimalkan bahan yang tidak terpakai)


I.e. Pengeluaran tak terduga, -+100jt (adapun masih ada sisah dari modal anggaranakan kami manfaatkn maksimal di pos ini dan kas)
pembuatan dummy (untuk mencari investor atau produser atau PH besar dan stasiun tv yang mau membeli, membiayai, atau  yang mau di buatkan film/iklan dll)  , modal awal cafe, penambahan hewan/ayam hias {import langsung}


BAB III

I. PENGEMBALIAN MODAL
A. Bagi Hasil 50;50 (untung rugi di tanggung bersama)
B. Pengembalian dana pinjaman + persentase susuai kesepakatan
C. Akad 'Ariyah (hukum islam dalam pinjam meminjam)
E. Dll

BAB IV

PENUTUP
1. Kesimpulan
Ketika kita melihat perekonomian bangsa ini kita akan menelan pil pahit setiap kali melihatnya dengan hasil yang selalu sama ya itu pengangguran. Pengusaha pengusaha baru terus di tekan untuk muncul tapi tekanan yang minim solusi, di saat pengangguran kian bertambah pemerintah mengimport buruh buruh kasar dari cina dengan bayaran yang lebih murah yang semakin memperburuk kondisi masyarakat kita. Maraknya begal, rampok, dan penyimpangan penyimpangan moral adalah efek dari buruk nya ekonomi dan buruknya suguhan / tontonan di dunia perfilman.

Dari ph, cafe dan ayam hias, kami akan memberi sedikit banyak perubahan atau efek positif dari sisi tontonan dan pekerjaan. Mengurangi pengangguran dan memberdayakan seniman tua khusus nya yang kurang mendapat tempat. (mayoritas seniman berada di garis kemiskinan)